Rahasia Sukses Nokia

Pada Tahun 1980-an, industri utama dari Finlandia adalah kertas dan pulp. NOKIA, perusahaan terbesar di negara itu yang bermarkas di Helsinski, waktu itu dikenal sebagai perusahaan sepatu karet.

Ketika Krisis ekonomi menghantam pada tahun 1990-an, Finlandia beralih ke teknologi tinggi untuk menyelamatkan diri. Pemerintah Finlandia menganggarkan 2,9 % dari PDB (Produk Domestik Brutto) untuk kegiatan riset dan pengembangan teknologi.Berbagai perusahaan menjalin kerjasama Internasional untuk memulai membangun industri elektronik, dan NOKIA menemukan pasar yang tak pernah jenuh berupa telepon seluler, Dalam waktu singkat , NOKIA meraup keuntungan USD 32 Milyar dalam setahun , dan keberhasilannya memicu ledakan teknologi di Finlandia.

Setelah berkembang, perusahaan tersebut juga berinvestasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di berbagai unversitas di seluruh negeri, bekerja sama dengan BUMN milik pemerintah Finlandia. Kini, Finlandia memiliki 400 perusahaan berteknologi tinggi. Penduduknya hanya 5 juta orang, tetapi hampir separohnya menggenggam telepon seluler. Dan negara yang terkenal dengan danau dan saunanya ini juga membanggakan diri sebgai negara koneksi internet terbanyak di Eropa

read more

Aktifitas dan Potensi Otak (1)

Ben Renshaw mengatakan bahwa kebanyakan manusia hanya menggunakan 3% dari potensi otak, padahal potensi otak manusa jauh lebih besar daripada yang dapat diukur melalui test IQ maupun test kecakapan lainnya. Otak manusia Merupakan jaringan paling kompleks yang ada di alam semesta ini. Otak merupakan satu-satunya organ yang selalu berkembang bahkan dapat mempelajari dirinya sendiri. Otak memiliki dua sisi yang selalu bekerja secara harmonis, yaitu: (1) Otak kiri yang bersifat akademis, rasional, linier, logis dan squentik (berurutan), dan (2) Otak kanan yang bersifat kreatif, holistik, acak/tidak teratur, dan intuitif. 

Cara berpikir Otak kanan sesusai dengan cara-cara untuhk mengetahui hal-hal yang bersifat nonverbal seperti perasaan dan emosi , kesadaran yang berkaitan dengan perasaan, kesadaran spasial, pengenalan bentuk dan pola, musik, seni, kreativitas, visualisasi dan kepekaan warna. Cara berpikir Otak Kiri sesuai dengan tugas-tugas teratur ekspresi verbal, asosiasi auditorial, menempatkan detail dan fakta, membaca dan menulis, serta simbolisme. Kedua belahan otak tersebut sangat penting artinya bagi kehidupan manusia. Orang dapat memanfaatkannya kedua belah otaknya agar menjadi seimbang dalam aspek kehidupannya.
Di postingan selanjutnya saya akan membahas secara terperinci mengenai Aktivitas sehari-hari yang bisa menunjang kemampuan otak kiri.kanan.




read more

Manajemen Waktu Bagi Enterpreneur

Proses meupakan rahasia kaum enterpreneur untuk selalu mengerjakan sesuatu lewat tahapan yang benar, dan sekaligus mengerti arti serta hubungan tahapan satu dengan yang lainnya. Proses erat kaitannya dengan konsep waktu. Seorang  enterpreneur pernah mengatakan, "Andaikan saja hidup kita tidak dibatasi oleh waktu, pasti segalanya akan sangat berbeda". Kalimat itu sangat menggugah. Oleh karena hidup kita dibatasi konsep waktu yang berputar 24 jam , maka ada waktu tidur, btinangun, bekerja, makan , dan kembali tidur. Bagi enterpreneur, waktu adalah komoditas penting. Sifatnya yang terbatas menjadikan waktu sebagai sesuatu yang langka. Namun demikian , enterpreneur yang sukses biasanya memliki trik-trik istimewa terhadap waktu.
.
Fenomena yang umum dari enterpreneur adalah dalam pemanfaatan waktu. Mereka sangat rajin dan tekun. Mereka biasanya memulai harinya pagi-pagi sekali. Tidak jarang mereka hadir di kantor paling awal dan pulang paling akhir. Bahkan banyak enterpreneur yang melakukan aktivitas ganda atau lebih dalam waktu yang bersamaan.

Rupanya, waktu bagi mereka memiliki kesamaan dengan peluang. "Siapa yang paling pagi menebar jala, maka ia yang akan mendapatkan ikan yang paling banyak", begitu kata pepatah. Para enterpreneur yang sukses tidak jarang dikenal sebagai pionir karena berusaha menjadi yang pertama. Oleh karena pentingnya tampil sebagai yang pertama , dan agar tidak diserobot orang lain., kaum enterpreneur selalu ingin bekerja dengan kecepatan tinggi. Mereka terbukti efektf dalam memanfaatkan waktu, pelit dan tidak pernah boros

Seorang enterpreneur yang baik bukanlah orang yang terus menerus mengurung dirinya dan menyibukkan diri dengan pekerjaan dengan pekerjaan rutin. Seorang enterpreneur yang baik mengetahui cara membagi waktu. Ia adalah seorang master time management. Ia paham betul kapan waktunya bekerja, kapan waktunya bergaul dan kapan waktunya melakukan lobi. Itulah sebabnya bermain golf bagi mereka sama pentingnya dengan bekerja di kantor. Mereka selalu mengaitkan waktu mereka dengan peluang. Apabila mereka menganggap waktu mereka terbuang percuma,bisa saja mereka membatalkan berbagai acaa yang dianggap tidak berpotensi peluang.
Oleh karena terlatih oleh time management yang baik , maka mereka rata-rata memiliki sense of timing yang baik, Mereka tahu kapan harus bersabar dan mengulur waktu. kapan harus mundur dan kapan saatnya bertindak. Kemampuan itu memberi kesempatan kepada mereka untuk menggunakan waktu sebagai alat manajemen yang kreatif. Sense of timing yang tepat merupakan rahasia "hoki" dari para enterpreneur. Wktu bagaikan sebuah cemeti, dimana kita harus bisa mengikuti irama lecutanya, kapan ia tegang dan kapan melentur.















read more

Microwave Radio Transmission Design Guide

This newly revised edition of the classic Artech House book, "Microwave Radio Transmission Design", provides a current, comprehensive treatment of the subject with a focus on applying practical knowledge to real-world networks. The second edition includes a wealth of important updates, including discussions on capacity limitations, ethernet over radio, and details on the latest cellular radio standards (2.5G, 3G, and 4G). Professionals also learn about recent changes in spectrum management and find more details on the fundamentals of antennas, especially at VHF/UHF levels. This practical book offers proven advice that helps save engineers time and money when developing new networks, and reduces the risk of encountering problems during design and planning.




read more